Agraris.id | 2026 — Keberhasilan pembibitan tanaman tidak hanya dipengaruhi oleh proses penanaman, tetapi juga bergantung pada kualitas media tanam yang dipersiapkan sejak awal. Hal inilah yang diterapkan Aldi Yulianda, mahasiswa Jurusan Penyuluhan Pertanian Universitas Andalas sekaligus pemilik Pembibitan Muda Karya di Kapala Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Melalui pengolahan media tanam yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap jenis tanaman, ia berupaya meningkatkan tingkat keberhasilan pembibitan.

Proses pembibitan diawali dengan mencampurkan tanah dan pupuk sebagai pupuk dasar sebelum bibit ditanam. Setelah tanaman tumbuh di dalam polybag, perawatan tidak lagi berfokus pada penambahan pupuk, melainkan dilakukan melalui penyiraman obat-obatan seperti anti jamur dan anti ulat secara berkala.

Tanah itu campur pupuk dulu. Nanti kalau udah kayak gini (tumbuh), perawatannya bukan pupuk lagi, tapi obat-obatannya, anti-jamur, anti-ulat, yang kemudian disiram,” jelas Aldi.

Menurut Aldi, setiap jenis tanaman memerlukan perlakuan media tanam yang berbeda. Salah satunya adalah stroberi (Fragaria × ananassa), tanaman yang secara alami tumbuh di daerah beriklim sejuk. Agar dapat tumbuh dengan baik, kondisi media tanam disesuaikan sehingga kelembapan tanah tetap terjaga, tidak terlalu lembap, tetapi juga tidak sampai mengalami kekeringan..

IKLAN AGRARIS

Kontur tanah ngaruh. Tapi kan ada perlakuan yang kita buat. Misal kita mau nanam stroberi, tanahnya dibuat supaya nggak lembap terus, tapi juga nggak kering,” ujarnya.

Pengolahan media tanam menjadi salah satu tahapan penting dalam usaha pembibitan. Aldi menargetkan tingkat keberhasilan pertumbuhan bibit mencapai sedikitnya 80 persen. Oleh karena itu, setiap proses, mulai dari pencampuran pupuk dasar hingga perawatan lanjutan, dilakukan secara cermat untuk menjaga kualitas bibit yang dihasilkan.

Selain memproduksi bibit, Pembibitan Muda Karya juga menyediakan berbagai kebutuhan bercocok tanam, seperti bibit siap tanam, polybag, hingga media tanam yang telah diolah. Layanan tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat yang ingin berkebun tanpa harus menyiapkan seluruh kebutuhan tanam secara terpisah.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap teknik pembibitan yang efektif, kualitas media tanam menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman. Pengolahan tanah yang disesuaikan dengan karakter setiap jenis tanaman dapat meningkatkan peluang hidup bibit sekaligus mendukung proses budidaya yang lebih optimal.

Praktik yang diterapkan Pembibitan Muda Karya menunjukkan bahwa keberhasilan pembibitan berawal dari persiapan media tanam yang dilakukan dengan tepat.[SC]