Agraris.id | 2026 — Tim magang Agraris Indonesia Internship Program (AIIP) Batch II melaksanakan kegiatan terjun lapangan ke Pembibitan Muda Karya, Jalan Koto Luar, Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Minggu (12/7/2026) di siang hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pokok peserta magang untuk mengenal langsung praktik pertanian di tingkat akar rumput.

Pembibitan Muda Karya sendiri dikelola oleh Aldi Yulianda, mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang menekuni usaha pembibitan tanaman sebagai bentuk kontribusi generasi muda di sektor pertanian.

HRD Agraris Indonesia, Bima Fiqri Charisma Harahap, S.H., mengatakan kegiatan terjun lapangan ini menjadi salah satu tugas pokok yang harus dijalani peserta magang AIIP Batch II selama masa magang berlangsung.

Kegiatan ini bagian dari tugas anak magang dan juga para mentor. Mereka belajar dan mengambil pengalaman di setiap bidangnya masing-masing agar merasakan bagaimana petani akar rumput itu bekerja,” ujar Bima.

IKLAN AGRARIS

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengekspos aktivitas pemuda yang berkecimpung di dunia pertanian, sekaligus menunjukkan bahwa anak muda mampu bertani dengan niat yang tulus.

Aksi yang dilakukan ini tujuannya untuk memperkenalkan kepada khalayak umum, melalui media sosial Agraris Indonesia, dalam mendokumentasikan kegiatan bertani di tengah masyarakat. Tujuannya juga untuk mendengarkan keresahan dan kesulitan yang dihadapi petani muda ini,” tambah Bima.

Sementara itu, mentor jurnalistik AIIP Batch II, Khairul Fadli Rambe, menyampaikan bahwa kegiatan terjun lapangan semacam ini sangat dibutuhkan tim jurnalistik dalam menjalankan tugas peliputan.

Kami sangat membutuhkan kegiatan seperti ini. Di satu sisi menjadi bagian pekerjaan kami untuk mencari data, di sisi lain juga untuk menambah kesadaran dan ketangkasan kami dalam menyediakan berita yang tidak sedikit diabaikan oleh orang lain,” ujar Rambe.

Melalui kegiatan terjun lapangan ini, tim magang Agraris Indonesia mendapat kesempatan berharga untuk melihat dan merasakan langsung dunia pertanian, sekaligus menyaksikan upaya seorang pemuda dalam mengangkat nama pertanian di tingkat akar rumput.[Mbee]