Oleh: Dian Nissa Sri Andari

Peserta Maganghub Kemnaker Batch 2 di PT. Agraris Muda Indonesia

Sebagai lulusan Fakultas Pertanian, saya akui keraguan itu nyata. “Lulus, terus kerja di mana? Jadi petani? Manajer kebun sawit? Atau malah terjebak di pekerjaan yang tidak sesuai dengan ilmu yang sudah susah payah dipelajari semasa kuliah?” Pertanyaan itu seperti bayangan yang mengikuti kami, para sarjana pertanian baru. Teori di kelas, penelitian di laboratorium, dan praktik di lahan percobaan terasa masih kurang untuk mengarungi dunia kerja yang kompetitif. Sampai akhirnya, saya menemukan program Maganghub dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Inilah pengalaman yang bukan sekadar magang biasa, tapi sebuah jembatan untuk karir profesional di era revolusi pertanian modern.

Selama kuliah, fokus kami adalah pada produktivitas, teknologi budidaya, dan pengendalian hama. Namun, tantangan terbesar sektor pertanian Indonesia adalah krisis regenerasi dan digitalisasi. Di sinilah Maganghub membuka pintu tak terduga. Saya ditempatkan di Agraris.id, sebuah startup pertanian digital yang dibangun oleh anak muda Indonesia dengan satu misi besar yaitu menyelesaikan krisis regenerasi petani melalui digitalisasi pertanian.

Program Maganghub Kemnaker ini dirancang bukan hanya menempatkan kita sebagai “tenaga bantu” tetapi sebagai calon profesional yang dilatih intensif. Saya melalui proses seleksi, kemudian mengikuti pelatihan teknis dan soft skill. Pelatihan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan startup seperti Agraris.id, seperti komunikasi efektif untuk pelatihan sumber daya muda pertanian. Pelatihan ini menjadi bekal berharga sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja nantinya.

Salah satu keunggulan Maganghub adalah jaringan yang dibangun. Magang di startup seperti Agraris.id membuka akses ke jaringan yang luas di ekosistem pertanian digital Indonesia. Saya terhubung dengan founder yang inspiratif dan sumber daya muda pertanian yang menjadi motor perubahan.

Berbeda dengan ekspektasi magang di perusahaan besar yang sudah mapan, suasana di Agraris.id sangat berbeda. Saya langsung merasakan semangat budaya perusahaan startup yang gesit dan kolaboratif. Pengalaman langsung di startup dengan misi sosial yang kuat seperti Agraris.id menjadi nilai tambah yang luar biasa, tidak hanya untuk melamar kerja tetapi juga jika ingin membangun startup sendiri di masa depan. Maganghub membuktikan bahwa karir di sektor pertanian bisa sangat futuristik dan penuh terobosan.

Maganghub Kemnaker, dengan penempatan di inovator seperti Agraris.id, telah menjadi pintu masuk yang sempurna bagi saya sebagai seorang lulusan pertanian ke dunia kerja. Program ini tidak hanya menjembatani kesenjangan akademik-industri, tetapi juga menempatkan kami di garis depan sebuah gerakan penting yaitu mendigitalisasi pertanian dan menarik generasi muda kembali ke sektor ini.

Bagi Anda, lulusan pertanian yang ingin karirnya penuh makna dan inovasi, jangan ragu. Maganghub adalah peluang emas untuk mengasah kompetensi, membangun jaringan di ekosistem pertanian, dan menjadi bagian aktif dari solusi regenerasi petani Indonesia. Manfaatkan kesempatan ini, karena masa depan pertanian digital ada di tangan kita, para profesional muda yang paham lahan dan melek teknologi.

Ags_adm