Agraris.id | 2026 — Kini, keterampilan desain grafis menjadi kebutuhan esensial bagi para pelaku industri, khususnya di sektor agribisnis dan komoditas kopi. Desain yang menarik dan profesional dapat membantu menyampaikan informasi produk dengan lebih jelas, membuat promosi lebih efektif, sekaligus memperkuat identitas merek di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

Meski begitu, sejumlah peminat desain grafis masih kesulitan mengubah kemampuan dasar menjadi karya yang siap digunakan di dunia kerja maupun industri. Melihat kebutuhan tersebut, Agraris Indonesia melalui Agraris Academy menghadirkan Pelatihan Desain Grafis Berbasis Industri Pertanian sebagai ruang belajar yang praktis, berbasis pengalaman, dan terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

Pelatihan Desain Grafis Berbasis Industri Pertanian akan diselenggarakan pada Jumat–Sabtu, 6 – 7 November 2026, bertempat di Kantor Agraris Indonesia (Sumatera Techno Park, Jl. Moh. Hatta No. 16, Pasar Ambacang, Padang). Pendaftaran dibuka untuk umum mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026 dengan biaya Rp125.000 (tersedia kuota gratis terbatas untuk 3 anak buruh tani dan 3 penyandang disabilitas).

Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan academy.agrarisindonesia.com/desain. Agraris Academy merupakan pusat pelatihan kompetensi pertanian modern dan pengembangan diri yang berbasis riset, inovasi, serta teknologi.

IKLAN AGRARIS

Pelatihan ini dipandu oleh seorang trainer dan tiga orang fasilitator, yakni:

  • Aqmal Marzuki, Creative Designer Agraris Indonesia, sebagai trainer.
  • Fajar Shajid, Pengusaha muda dan pemilik Nana Coffee & Roastery.

  • Arif Zulpriansyah Siregar, S.P., CEO Agraris Indonesia sekaligus Ketua Umum Pemimpin Muda Pertanian Indonesia.

  • Ir. Fajarudin, Ketua Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) Sumatera Barat.

Bukan Sekadar Kelas Desain

Pelatihan ini ditujukan bagi peminat desain grafis yang ingin membangun portofolio sekaligus memperoleh pengalaman langsung di industri pertanian dan kopi. Peserta akan mengikuti kelas privat dengan pendekatan learning by experience, dibimbing trainer dan mentor dari generasi Z profesional, serta mendapatkan konsultasi bisnis profesional dan e-modul secara gratis.

Dari sisi pengembangan karier, peserta akan memperoleh portofolio, sertifikat kompetensi berbasis blockchain, voucher pelatihan Agraris Indonesia, kesempatan magang di Agraris Indonesia, dan ID card Agraris Academy.

Peserta juga akan mengikuti kunjungan ke industri kopi serta mempelajari industri kopi, camilan, dan kopi spesial dari Latak dan Nana Coffee Roastery.

Melalui pelatihan ini, Agraris Indonesia tidak hanya menyediakan ruang belajar yang berakhir setelah kelas selesai. Agraris Academy berupaya memastikan peserta dapat merasakan dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dalam kegiatan nyata, khususnya di dunia industri pertanian dan kopi.

Peserta juga diberi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan portofolio yang telah dimiliki agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas. Melalui kesempatan magang, konsultasi bisnis, serta relasi dengan pelaku industri, harapannya peserta dapat melanjutkan perjalanan belajarnya menuju dunia kerja secara profesional dan berkontribusi bagi pengembangan sektor pertanian Indonesia.[Mbee]