Agraris.id | 2026 — Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Ekasakti menindaklanjuti kesepakatan kerja sama Benefit Partnership dengan Agraris Indonesia melalui komunikasi lanjutan mengenai manfaat yang dapat diakses. Langkah ini dilakukan untuk menjajaki peluang pelatihan, peningkatan kompetensi, dan perluasan jejaring bagi mahasiswa Agribisnis Universitas Ekasakti.

Komunikasi tersebut dipimpin oleh Ketua HIMAGRI Universitas Ekasakti, Ryan Permana, bersama tiga delegasi lainnya, yakni Niko Lindra Saputra, Ivandi Setiawan Gulo, dan Seventin Agusty. Mereka membahas pemanfaatan layanan Agraris Indonesia serta kemungkinan pengembangan kegiatan bersama.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai Kerja Sama Benefit Partnership Agraris Indonesia. Sebelumnya, HIMAGRI Universitas Ekasakti menjadi salah satu organisasi mahasiswa yang menyepakati kerja sama untuk membuka akses terhadap layanan, pengembangan kompetensi, dan jejaring profesional.

Siapkan Delegasi untuk Pelatihan Desain Grafis

Ryan menyampaikan bahwa setelah penandatanganan LoI, pengurus HIMAGRI mulai mengkaji layanan dan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan mahasiswa Agribisnis Universitas Ekasakti.

“Setelah menandatangani LoI, kami mengkaji dan melihat potensi yang ada di Agraris Indonesia. Kami ingin kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dengan memanfaatkan layanan dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa Agribisnis Universitas Ekasakti,” ujar Ryan.

Sebagai langkah awal, HIMAGRI menyatakan kesiapan untuk mendelegasikan mahasiswa mengikuti Pelatihan Desain Grafis Berbasis Industri Pertanian yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 – 7 November 2026 melalui Agraris Academy. Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan kesempatan belajar melalui kemitraan yang telah dibangun.

Ryan berharap hubungan antara HIMAGRI dan Agraris Indonesia tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi berkembang menjadi ruang pengembangan kemampuan mahasiswa.

“Kami sangat berharap kerja sama HIMAGRI Universitas Ekasakti dan Agraris Indonesia dapat menjadi ruang bagi mahasiswa Agribisnis Universitas Ekasakti untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas jejaring. Kami ingin mahasiswa dapat mengambil manfaat nyata dari kerja sama ini,” tuturnya.

HIMAGRI UNES: Jajaki Pengembangan Pelatihan Bersama

Selain membahas keikutsertaan dalam kelas Agraris Academy, delegasi HIMAGRI juga menyampaikan rencana penyelenggaraan pelatihan bagi mahasiswa Agribisnis Universitas Ekasakti.

Niko Lindra Saputra mengatakan bahwa rencana tersebut akan dikembangkan dengan memadukan kebutuhan mahasiswa dan pendekatan pelatihan yang diterapkan Agraris Indonesia. Kolaborasi yang dijajaki mencakup keterlibatan pemateri hingga penyusunan skema kegiatan.

“Kami juga berencana mengadakan beberapa pelatihan seperti LKMM untuk mahasiswa Agribisnis Universitas Ekasakti. Nantinya, kami ingin berkolaborasi dengan Agraris Indonesia, baik dalam menghadirkan pemateri maupun menyusun skema pelatihan, agar pelaksanaannya lebih terarah dan profesional,” kata Niko.

HIMAGRI
HIMAGRI Universitas Ekasakti menjadi salah satu organisasi mahasiswa yang menyepakati kerja sama benefit partnership bersama Agraris Indonesia.

Agraris Indonesia Buka Ruang bagi Organisasi Kepemudaan

CEO Agraris Indonesia, Arif Zulpriansyah Siregar, menyambut baik semangat pengurus HIMAGRI Universitas Ekasakti yang melanjutkan komunikasi setelah penandatanganan LoI. Ia mengapresiasi keinginan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan dan memanfaatkan peluang yang tersedia di Agraris Indonesia.

“Kita senang, semangat pengurus yang datang dan ingin terlibat di program Agraris Indonesia,” ujar Arif.

Arif menegaskan bahwa kesempatan menjadi Benefit Partnership tidak hanya terbuka bagi HIMAGRI Universitas Ekasakti. Agraris Indonesia juga membuka ruang bagi lembaga keilmuan dan organisasi keprofesian kepemudaan lainnya untuk menjadi penerima manfaat dari program yang tersedia.

“Kita akan memberikan kesempatan seluas-luasnya, bukan hanya HIMAGRI Universitas Ekasakti, tetapi semua lembaga keilmuan dan keprofesian kepemudaan kita siapkan menjadi Benefit Partnership atau sebagai penerima manfaat dari program yang ada di Agraris Indonesia,” jelasnya.

Lebih jauh, Arif memandang generasi muda bukan sekadar kelompok yang perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia profesional. Mereka juga memiliki posisi penting sebagai mitra dalam pengembangan riset, inovasi, teknologi, dan bisnis pertanian.

“Bagi kita, mereka bukan sekadar generasi yang perlu dipersiapkan. Lebih dari itu, mereka adalah mitra riset, inovasi, teknologi, bahkan bisnis masa depan yang akan menyelamatkan generasinya dan pertanian Indonesia,” tegasnya.

Komunikasi lanjutan ini menjadi langkah HIMAGRI Universitas Ekasakti untuk menerjemahkan kesepakatan kerja sama menjadi rencana kegiatan. Melalui keikutsertaan dalam pelatihan dan penjajakan kegiatan bersama, kemitraan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih bagi pengembangan kemampuan mahasiswa Agribisnis Universitas Ekasakti.[Mbee]