Agraris.id | 2026 — PT Agraris Muda Indonesia melalui tim Mentor menggelar kegiatan Briefing dan Orientasi Framework bagi peserta magang Agraris Indonesia Internship Program (AIIP) Batch 2 di Baka Coffee, Kota Padang, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan sebelum peserta memasuki fase pra-praktik dan praktik magang lapangan selama 45 hari ke depan.

Dalam sesi orientasi tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai kerangka kerja (framework), alur pelaksanaan kegiatan, mekanisme pelaporan, serta standar operasional prosedur (SOP) yang akan diterapkan sepanjang masa magang. Materi ini disampaikan agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas, tanggung jawab, dan target yang harus dicapai selama program berlangsung.

Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, tim Mentor bersama HRD membagi peserta ke dalam empat peran spesifik, yakni Web Developer, jurnalistik, Content Creator, dan Desain Grafis dalam kategori divisi di layanan Agraris Media. Keempat peran tersebut dirancang untuk bekerja secara berkesinambungan dalam satu rangkaian siklus produksi.

Mentor AIIP Khairul Fadli Rambe menjelaskan, kegiatan ini digelar untuk menjabarkan alur kerja peserta sepanjang 45 hari masa magang di Agraris Muda Indonesia, termasuk mekanisme dan tata cara penyelesaian tugas agar sejalan dengan target perusahaan.

IKLAN AGRARIS

Anak magang AIIP Batch 2 dikumpulkan untuk menjelaskan alur kerja mereka selama magang 45 hari, bagaimana mekanismenya, dan bagaimana tugas-tugas mereka dijalankan sesuai dengan keinginan perusahaan. Dari situ, makanya perlu diadakan kegiatan framework ini,” ujarnya.

Rambe menambahkan, keempat peran tersebut bekerja secara terintegrasi dalam satu rangkaian produksi konten.

Pekerjaan ini saling terintegrasi. Tim jurnalistik memproduksi tulisan, dilanjutkan tim desain grafis yang menyusun micro blog, lalu content creator akan menerjemahkannya ke dalam bentuk konten video,” katanya.

Sistem pembagian kerja ini mendapat respons positif dari peserta magang. Mereka menilai pembagian tanggung jawab yang jelas dapat mencegah penumpukan tugas pada satu orang, kendala yang kerap muncul ketika batasan peran dalam tim tidak diatur sejak awal.

Framework ini untuk pembagian kerja, biar semua pekerjaan tidak tertumpu pada satu orang saja. Semua orang jadi punya tanggung jawabnya masing-masing,” kata salah seorang peserta magang AIIP Batch 2.

Melalui orientasi framework ini, Agraris Muda Indonesia berharap peserta AIIP Batch 2 dapat menyelesaikan tugas tepat waktu, bekerja secara profesional, serta terlatih membangun kedisiplinan dan mentalitas kerja yang mendukung digitalisasi dan literasi di sektor agrikultur. (TM)