Agraris.id | 2026 — Ketersediaan air memegang peranan penting dalam keberhasilan praktik dan penelitian pertanian. Untuk mengoptimalkan pengelolaan air di lahan praktik yang letaknya cukup jauh dari keran utama, Fakultas Pertanian Universitas Andalas (UNAND) menghadirkan inovasi kolam tadah hujan di area Lahan kampus.

Inovasi tata kelola air ini diwujudkan melalui pembuatan kolam penampungan memanjang berukuran 15 meter dengan kedalamanan 50 cm. Fasilitas yang dirancang menyerupai embung mini ini beroperasi dengan menampung curah hujan yang turun.

Langkah cerdas ini memberikan tiga manfaat efisiensi sekaligus juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa di lapangan, yakni mendekatkan akses air untuk penyiraman harian, menghemat pengeluaran biaya PDAM, serta menjadi tabungan persediaan air cadangan jika sewaktu-waktu cuah hujan menurun.

Reno Rahmat Putra, salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian UNAND, menuturkan bahwa kolam yang ada sekelilingan tanaman tersebut menjadi sumber air utama bagi tanaman yang sedang diteliti di lahan itu.

IKLAN AGRARIS

Fasilitas ini memang disiapkan secara khusus untuk mendukung praktik kami. Ketika kami menanam komoditas seperti jagung dan semacamnya, pasokan air langsung kami ambil dari sini. Kebutuhan penyiramn setiap harinya pun dapat dengan tercukupi untuk mendukung pertumbuhan tanaman di lahan, ” terang Reno.

Pasokan Air tersebut memastikan kebutuhan air bagi berbagai tanaman yang diteliti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di fakultas pertanian. beragam jenis tanaman seperti, pagi, jangung, gandum. cabai, sorgum, tapak dara, gambir, hingga aneka kacang-kaxcangan bisa mendapatkan pengairan yang stabil dan teratur.

Kehadiran fasilitas ini membuktikan dukungan nyata kampus dalam menghadirkan lingkungan belajar yang efektif. Inovasi ini menjadi contoh nyata tentang manajeman air (water management). Model pengairan hemat biaya ini snagat berpeluangan dijadikan percontohan bagi masyarakat petani untuk memaksimalkan potensi pertanian mereka di daerah yang memiliki keterbatasan akses air.[PTR]