Agraris.id | 2026 — Agraris Indonesia kembali membuka ruang kolaborasi bagi mahasiswa pertanian melalui program Agraris Indonesia Internship Program (AIIP) jalur Kampus. Kali ini, sebanyak empat mahasiswa dari Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani Payakumbuh) resmi diterima untuk mengikuti program magang dan pengembangan kompetensi di lingkungan Agraris Indonesia, terhitung sejak 7 September hingga 7 November 2026.

Keempat mahasiswa ini diterima langsung oleh Direktur Utama Agraris Indonesia, Arif Zulpriansyah Srg, S.P., dalam acara serah terima di Kantor Agraris Indonesia, Senin (7/9/2026). Hari itu sekaligus juga menjadi hari pertama para mahasiswa memulai masa magang mereka.

Keempat mahasiswa tersebut sebelumnya mengajukan permohonan magang secara mandiri kepada Agraris Indonesia melalui surat resmi. Setelah melalui proses konfirmasi, permohonan itu disetujui dan mereka pun disambut baik untuk bergabung. Penerimaan ini sejalan dengan prinsip dasar Agraris Indonesia sebagai wadah regenerasi pertanian, yang terbuka memberi ruang kepada mahasiswa untuk mengasah keterampilan dan kompetensi sesuai standar profesional.

Visi Edukasi Melalui Agraris Indonesia Internship Program (AIIP) Kampus

HRD Agraris Indonesia, Bima Putra Charisma Harahap, S.H., menyampaikan bahwa AIIP kampus dirancang bukan sekadar formalitas magang, melainkan ruang belajar dan membangun jejaring bagi mahasiswa.

AIIP Jalur Kampus kami hadirkan sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi mahasiswa. Kami ingin mahasiswa tidak hanya datang untuk magang, tetapi benar-benar mendapatkan pengalaman, membangun jejaring, dan menghasilkan karya yang dapat menjadi bekal setelah mereka menyelesaikan pendidikan,” ujar Bima, HRD Agraris Indonesia.

Fokus Pengembangan Kompetensi Melalui AIIP Jalur Kampus

Selama dua bulan ke depan, keempat mahasiswa dilibatkan langsung dalam sejumlah proyek yang dikembangkan Agraris Indonesia, mencakup isu profesional, industri, media, komunikasi, hingga ekosistem pertanian secara lebih luas. Program ini dirancang mempertemukan teori yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dengan pengalaman praktis di sektor pertanian dan industri pendukungnya.

Di luar kewajiban akademik, mahasiswa magang juga diarahkan mengasah kompetensi tambahan: komunikasi, kerja tim, kepemimpinan, digitalisasi, kreativitas, hingga kemampuan problem solving.

Bagi Agraris Indonesia, pelaksanaan AIIP Jalur Kampus bersama mahasiswa Politani Payakumbuh ini menjadi bagian dari upaya membangun konektivitas antara perguruan tinggi vokasi pertanian dan ekosistem profesional industri. Perusahaan berharap kolaborasi ini dapat diperluas ke kampus-kampus vokasi pertanian lain, sejalan dengan agenda regenerasi sumber daya manusia pertanian Indonesia.